Sabtu, 30 Januari 2010
* SENDIRI *
Pagi telah sirna terhempas diatas bebatuan tajam
Siang yang menjelang tak lagi mampu menghangatkan tubuh yang kedinginan...
Aku tertatih lagi hari ini....
Aku tertunduk lagi malam ini....
Lalu tersudut di suatu ruang yang sepi.....
Andaikan saja dulu kita tak pernah bertemu
Takkan pernah ada kerinduan menyelimuti jiwaku
Jika dulu tak kau sentuh hatiku...
Rasa cinta ini takkan tumbuh untukmu dan
Takkan terisi kekosongan hatiku oleh bayanganmu
Walau bicara terkadang membuat lidah kelu
Tapi hati takkan pernah menipu
Meski tak ku dapat tempat di hatimu
Tapi aku merasa bahagia pernah memilikimu
Kini ku tahu......
Aku hanya manusia bodoh yang bermimpi menggapai matahari
Manusia terlemah yang bermimpi terbang ke langit biru....
Tapi aku......
Tak perduli lumpur membalut tubuh
Kan ku lewati jalan terjal bertabur debu
Ku takkan meraung dalam amarahku
Meski waktu t'lah merampas cintamu untukku.....
By: belul { lulu }
Jumat, 29 Januari 2010
* ASA SEKEPING HATI YG TERLUKA *
Sudah terlalu lama dan jauh ku melangkah.....
Dan aku merasa kelelahan......
Di dalam sebuah perjalanan panjang yg meletihkan......
Banyak ku temui hati yg pandai berpura"......
Hati yg hanya mementingkan diri sendiri saja.....
Hati yg hanya mengejar uang , nama dan harta....
Tak pernah perdulikan hati yg telah kehilangan -
Semangat hidup dan harapan....
Sementara hari semakin redup .....
Masih terpuruk ku disini....
Berjuang melawan sepi , sunyi dan sedih -
Yg kian menyayat hati....
Tak usah kau tersenyum padaku...
Tak perlu kau berikan harapan-harapan baru...
Tak perlu juga kau yaqinkan diriku akan cinta sucimu ..
Bila ternyata semua janjimu itu semu....
Dalam sepi kucoba merenungi...
Walau rembulan bersembunyi malam ini...
Demi tercapainya sebuah harapan...
Ku rela meneruskan separuh perjalanan...
Memang....
Setiap individu mempunyai fikiran dan perasaan...
Setiap manusia mempunyai kehendak dan cita-cita...
Setiap jiwa juga pasti mempunyai pengalaman suka dan duka...
Bila suatu masa t'lah kuraih asa...
Dan ku kecap bahagia...
Pada saat itu juga kan ku ceritakan pada dunia ....
Agar semua tersenyum bahagia......
Selasa, 19 Januari 2010
4U.....
Kulewati malam bersama keresahan hati...
Dinginnya angin seakan melengkapi kesunyian...
Menambah kepedihan.....
Kucari harapan dalam bayangan....
Tapi yg kudapatkan hanya segores lamunan....
Dinginnya angin seakan melengkapi kesunyian...
Menambah kepedihan.....
Kucari harapan dalam bayangan....
Tapi yg kudapatkan hanya segores lamunan....
* Ku Izinkan Cinta Itu Bertamu *
"Hari-hari yg terlewati seakan tiada arti....
Mencari dan menanti sesuatu yg dapat memberi arti -
Arti dalam jiwa yg hampa ini.....
" Hari sudah sore...kerjaan tuk hari ini dah kelar...
gumamnya dalam hati....
" hi...vi...
" hi....vivi menjawab panggilan nina
" vi..jalan yuk...
" ngga nin aku mau langsung pulang aja...
" kenapa vi .. tiap kali di ajak jalan kamu ngga prnah mau dan kamu
lebih memilih untuk pulang ...?...
" G kenapa-napa nin aku cuma ngrasa cape aja dan butuh istirahat
" nina yg rada usil menatapnya seolah-olah ingin mencari tau isi
hati vivi sahabatnya , tapi vivi pura-pura tidak mengetahui hal itu
ia hanya tersenyum kearah nina yg masih merasa penasaran....
" nina pun berlalu pergi , vivi melambaikan tangan melepas kepergian
sahabatnya itu...
ia hanya berkata dalam hati...maafkan aku sahabatku .. karna aku
tak bisa menemanimu.....
" Dilangit....bulan di renggut lapisan awan tebal....sisa hujan-
menggenang di jalan yang berlubang....sesekali berkilau tersiram
cahaya lampu temaram..tak ada suara angin hanya sesekali terdengar
suara kersik daun kering yang putus dari tangkainya melayang
tenang sebelum hinggap di badan jalan yang betul-betul lengang
seperti kuburan....
" Udara dingin terasa semakin menghisap tenaga dan denyut nadinya
seperti terik matahari yang menghisap embun di pagi hari...
sesampainya di rumah vivi merebahkan tubuhnya di sofa
letih..lelah..kian menyiksa...
vivi kembali menghela nafas panjang...inikah gambaran hidupku
selama ini ...???...haruskah kulanjutkan jalan hidup yg seperti ini..???
" entah berapa lama waktu yang telah ia sia-siakan hidup bertemankan
kenangan indah masa silam...bukankah yg pergi ta'kan pernah kembali
malam sudah melewati separuh perjalanannya .. tapi vivi belum dapat
memejamkan mata , dipandanginya setiap sudut dan langit-langit
kamarnya...angannya jauh menerawang seakan tanpa lelah mencari
dan terus mencari...
" Nafasnya terpatah-patah , ia merasa sangat lelah seperti seorang
perempuan renta yg menunggu masa tutup usia ...
selama ini hanya menikmati keindahan dalam khayalan , yg
sesungguhnya tak pernah tercipta dalam realita kehidupan...
di matanya masih menampung sekian banyak buliran bening yg
belum mendapat giliran untuk tumpah...
" vivi melangkah keluar dari kamar , duduk di teras di sebuah kursi
tua dan usang , sesaat menatap langit malam yg kelam..
ternyata di atas langit yg jauh disana .. di balik lapisan kabut tebal
masih menyisakan kerlip gemintang yg memberi secercah sinar
harapan....
" Cahaya itu seolah semakin menghampirinya ... mengisyaratkan rasa ,
membisikkan kata... " hapuslah air matamu ... sadarlah ini bukan
akhir dari segalanya...dan lihatlah dunia....
" Alangkah terkejutnya ia ketika membuka mata .. entah sudah berapa
lama pria itu berada di hadapannya ... sambil tersenyum pria itu
menyapa....
" Hy...
vivi hanya diam tanpa kata , ia hanya memandangi wajah pria itu ...
pertanyaan demi pertanyaan terus bermunculan....
" Engkaukah cahaya itu...
" engkaukah yg telah membisikkan kata-kata indah padaku...
" engkaukah yg telah membangunkan aku dari mimpi burukku....
vivi terus menatap pria itu ingin rasanya masuk ke dalam hatinya
untuk memcari jawaban dari semua pertanyaannya...
pria itu tersenyum seakan mengerti apa yg ada di benak vivi lalu
berkata " tak perlu kau ragu akulah cahaya itu "
" karna kamu sudah memberikan cahayamu untukku , maka kau pun
boleh membawa apapun yg kau mau , jangan pernah kau tingglkan aku
temani diriku dalam kesendirianku , aku dan nafasku selalu merindu
kanmu......
" vi...vi...bangun...dah siang mau brangkat pa ngga..???...
ternyata nina membangunkannya ... antara sadar dan tidak
vivi bertanya ... haaa???...brangkat?....
" iya...dah siang niih...
vivi baru sadar klo ternyata pertemuan dengannya hanya dalam
mimpi....tapi dia berjanji dalam hati akan selalu setia menanti
kehadiran cahaya itu kembali...
" Dengan sedikit rasa kesal vivi menegur nina ..
" kenapa kau bangunkan aku dari mimpi indahku ... kau telah
memisahkan aku darinya...
" nina yg tak mengerti apa yg dimaksudnya bertanya..
" memisahkan kamu dari siapa..???...
" vivi tersenyum lalu berkata .. sudahlah kamu ngga perlu tau
ntar g beres" ceritanya...berangkat yuuk...ntar keburu telat
semoga saja nanti malam bisa bermimpi lagi...
di tulis oleh: Belul.bwjtm/lulu
www.wongusing.blogspot.com
Minggu, 17 Januari 2010
Bila Aku
Bila ku tak sempat berkata....
Jangan pernah kau merasa kecewa...
Kepada angin malam...
Ku s'lalu menitipkan salam....
*********************************************************************
Sabtu, 16 Januari 2010
TUMIS TEMPE DAUN JERUK
Bhan:
300 gr tempe potong dadu , goreng setengah matang
75 ml air kaldu
3 lembar daun jeruk d rajang kasar
2 sdm minyak
Iris Halus:
4 siung bawang putih
5 bawang merah
Cabe rawit sesuai selera
Iris kasar:
6 buah cabe hijau
1 buah tomat ukuran kecil
5 batang daun bawang / spring onion
Perasa / Seasoning:
1 sdm saus tiram , garam , sedikit gula dan lada halus
Cara Memasak:
Panaskan minyak , tumis bawang merah+putih sampai harum
Masukkan cabe hijau dan daun jeruk tumis sampai layu
Masukkan tempe , cabe rawit , tomat dan kaldu tambahkan bahan perasa
Masak sampai bumbu meresap dan kuahnya berkurang
Tambahkan daun bawang aduk selama 1 menit lalu angkat
*******************************************************************************
* Cah Jagung Muda Ikan Asin *
Bahan:
200 gr ikan asin gabus potong dadu kecil
450 gr jagung muda iris tipis serong
3 buah cabe hijau iris tipis
3 buah cabe merah iris tipis
5 bawang merah iris tipis
3 siung bawang putih iris tpis
1 cm lengkuas dan 1 batang serai di memarkan
2 lembar daun salam
garam secukupnya dan sedikit minya untuk menumis
Cara Membuat:
Goreng ikan asin sampai kuning kecoklatan
Taruh jagung muda dalam wadah tuangi air panas tutup dan-
Biarkan selama 20 menit lalu tiriskan
Panaskan minyak tumis bawang merah+putih sampai harum
Tambahkan cabe tumis sebuntar lalu tambahkan jagung dan
Bahan lainnya kecuali ikan asin masak sampai bumbu meresap
Terakhir masukkan ikan asin yg sudah di goreng aduk rata angkat
*********************************************************************************
* Pokchoy & Tahu Masak Daun Jeruk *
Bahan:
175 gr pokchoy cuci bersih
2 buah tahu ukuran sedang kukus & potong dadu
2 sdm minyak untuk menumis
4 bawang merah dan 3 bawang putih iris tipis
1 cm jahe di geprak
3 lembar daun jeruk di sobek"
200 ml air matang
sedikit tepung kanji di larutkan dengan sedikit air untuk mengentalkan
Perasa:
1 sdm kecap manis
2 sdt kecap asin
sedikit gula
Cara Membuat:
Masukkan pokchoy dalam air panas diamkan beberapa saat ,
Tiriskan kemudian tata di piring saji
Panaskan minya tumis bawang merah , putih dan jahe
Masukkan cabe dan bahan perasa biarkan sebentar lalu tuangi air
Masukkan tahu masak di atas api kecil sampai airnya berkurang
Kentalkan dengan larutan tepung maizena atau kanji aduk rata
Lalu tuang ke atas pokchoy ... sajikan....
***********************************************************************************
* Tahu Tumis Hijau *
Bahan:
2 buah tahu putih kukus dan potong dadu
3 buah cabe hijau iris serong
150 gr labu siam iris memanjang
100 gr buncis iris kasar
3 siung bawang putih iris tipis
4 butir bawang merah iris tipis
cabe rawit secukupnya iris halus
3 lembar daun jeruk
1 cm lengkuas d geprak
1 sdm saus tiram
75 ml air matang
garam secukupnya
Cara Membuat:
Tumis bawang merah , bawang putih dan lengkuas sampai harum
Masukkan daun jeruk , cabe , saus tiram dan garam biarkan berbuih
Masukkan labu siam dan tahu , tambahkan air aduk rata
Masak sampai labu layu dan agak matang , masukkan buncis
Masak sampai matang
By: Belul
www.wongusing.blogspot.com
Jumat, 15 Januari 2010
Terong Masak Balado
Bahan:
1 terong ukuran besar
3 siung bawang putih
5 sdm bawang bombay cincang
1 cup tomat cincang
4 sdm cabe merah giling
2 sdm minyak untuk menumis
1/2 cup air , garam secukupnya
Cara membuat:
Terong di potong dadu besar , kukus selama 15/20 menit
campur semua bumbu yg sudah di haluskan , panaskan minya tumis bumbu
Sampai harum tambahkan 1 lembar daun jeruk dan 1 btg serai d titik
Masukkan terong aduk rata biarkan selama 1-2 menit kemudian angkat
Roti Kering
Bahan:
1: 2 cup trigu
1 sdm Baking Powder
2: 3 butir telur
1 cup gula
3/4 cup minyak
Cara Membuat:
Bahan 2 di mixer kemudian di campur dengan bahan 1
Tuang kecetakan persegi 4 taburi atasnya dengan wijen
Oven sampai matang , kemudian iris tipis" dan panggang kembali
Dalam oven dengan api kecil sampai berwarna kuning kecoklatan
Pada kedua sisinya
Kamis, 14 Januari 2010
KECEWA
Ku hanya mencoba mencurahkan apa yang kurasa
Walau terkadang ku tak tau apa makna yg sebenarnya
******************************************************
Begitu terasa lapar dahaga
Kasih dan cinta yg kau punya
Namun apa daya....
Kendati ku terus mencoba
Tetapi diriku merasa tak berdaya tuk menggapainya
*******************************************************
Terhimpit sempit , pahit ketidak pastian yg kian melilit
Namun...ku coba sabar dan tegar
Walau jiwa terkapar .... walau asa mulai samar dan kian pudar
********************************************************
Jangan menangis dalam duka wahai hatiku
Bantulah raga untuk bangun dan menatap makna -
Dari semua yg tersirat
**********************************************************
Jika saja mimpi itu datang lebih awal
Tentu sadar ta'kan berani mengusik jiwa -
Yang sedang terlelap dalam dekapan malam
**********************************************************
* SEDIH *
Hembusan sepi merobek hati
Jauh di lubuk hati ku merintih
Menahan segala rasa perih
Yang kian menyiksa diri
Dalamnya Lautan
Sedalam-dalam lautan tak sedalam hati manusia
Tapi air di laut sana tak kan berubah hanya dgn setetes tinta
sedangkan hati manusia akan cepat berubah hanya dgn sedikit khilaf
SEMOGA
Ku coba merangkai semua yg aku rasa
Ku alun nada dlm jiwa walau tak bersuara
Berharap kn tercipta satu kisah cinta
Walau apa yg kurasa tak kan pernah bisa di ukur dgn kata2
Semoga saja kau dapat memahaminya
Kerendahan hati
Kerendahan hati menuntun pada kekuatan bukan kelemahan.....
Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan adalah bentuk -
Tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri...
UNTUK AYAH
Teringat dirimu aku sedih....
Menatap fotomu ku menangis....
Ku sebut namamu seraya ku bisikkan Do'a dlm hati....
Semoga kau tenang dan damai disisinya....
Hanya itu yg dapat di lakukan oleh anakmu yg tak berbakti ini....
* Yg Terindah *
Musim terindah adalah....
Ketika kau nyalakan pagi dgn senyummu....
Ketika kau payungi siang dgn sapamu.....
Ketika kau hantarkan senja dgn kasihmu....
Ketika kau tutup malam dgn ucapan selamat malammu....
* ASA YG TERSISA *
Kala gemuruh runtuh....
Gerimis berubah jadi tangis....
terisak mengenang sepenggal nafas yg melayang....
Tp ku masih mengharapkan hadirnya pagi yg terang....
Yang memberi sedikit harapan.......
* SEDIH *
Sebuah cerita yg dengan terpaksa harus kembali di eja....
Menuliskan kembali detil" kisah pada secarik rindu yg masih menggebu....
Menghitung setiap helai gerimis yg turun disaat luka mulai mengering....
KENANGAN
Kenangan tak mudah untuk di hapus dan lupakan....
Ia selalu datang disaat kita dalam kesendirian....
Membawa pahit dan manis yg siap di suguhkan...
jujurlah
Ceritakanlah semua yang kau rasa.....
Agar jiwa dapat menerima.....
Jangan pernah kau mencoba untuk berdusta.....
Karna hatiku bisa terluka.....
BILA
Rindu itu tak kan hilang.....
Bila pertemuan tak kunjung datang....
Bila harapan selalu ada....
Bila kesempatan masih tersisa.....
Biarkan aku mencoba untuk menggapainya....
* TEMANI DIRIKU *
Bila malam datang.....
Diiringi sunyi yang kian mencekam....
Kembali ku lalui waktu tanpamu di sisiku....
Entah sampai kapan harus ku jalani hidup dalam kesendirian....
Aku bagaikan rembulan kesepian.....
Berharap bintang2 datang menemani......
<< SECERCAH HARAPAN >>
Ku ingin engkau menjadi.....
Seperti matahari yang selalu tersenyum pada siang...
Seperti rembulan yg selalu menghiasi kegelapan malam....
Seperti hujan yg selalu memberi kesejukan.....
Seperti awan yg selalu memayungi dunia......
Dan aku ingin menjadi buminya.....
Langganan:
Postingan (Atom)


